diet pasca melahirkan

Diet pasca melahirkan menjadi pilihan banyak Bunda baru yang merasa perlu menurunkan berat badan. Ya, berat badan yang terus bertambah menjadi penyebab mengapa Bunda jadi mudah stress, berjuang penuh agar berat badan turun kembali, dan bahkan kadang merasa kurang pede.

Disisi lain, kebutuhan nutrisi juga harus diperhatikan dalam menyusun menu diet ibu menyusui. Asupan nutrisi yang berkurang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi ASI. Agar Bunda baru tetap sehat, diet yang aman sangat penting diperhatikan. Berikut adalah beberapa cara diet pasca melahirkan.

Hitung Kalori dan Atur Porsi Makan

diet pasca melahirkan yang sehat

Dengan cara menghitung kalori, Bunda bisa mengetahui berapa banyak porsi makanan yang dibutuhkan tubuh. Kalori harus dihitung sesuai kebutuhan agar porsi makan dapat diatur lebih mudah.

Selain itu, kalori juga dapat membantu Bunda untuk mengurangi konsumsi makanan berlebih. Sehingga, Bunda bisa memilih mana makanan yang lebih sehat, mengurangi makanan junk food, dan lainnya yang justru memiliki nilai nutrisi kecil.

Dengan cara seperti ini, makanan yang masuk dalam jumlah porsi yang tepat, bernutrisi, dan sesuai kebutuhan kalori untuk diet sehat ibu menyusui.

Pilih Makanan Berserat Tinggi

diet untuk ibu menyusui

Makanan sehari-hari yang baik untuk diet setelah melahirkan adalah makanan berserat tinggi. Fungsinya adalah untuk menurunkan berat badan.

Hal ini sudah dibuktikan oleh penelitian dengan total 1.114 responden. Mereka adalah orang dewasa. Dari penelitian tersebut, terungkap bahwa pada tubuh dengan 10 gram serat larut dikonsumsi setiap hari dapat mengurangi hingga 3,7 persen lemak di perut.

Penelitian ini pun diterbitkan dalam jurnal US National Library of Medicine, yaitu National Center for Biotechnology Information. Selain itu, fakta lainnya tentang makanan berserat tinggi adalah membuat Bunda tidak mudah lapar. Cara kerjanya adalah dengan membuat proses pencernaan lebih lambat.

Ketika proses pencernaan berjalan lambat, maka hormon yang bekerja mengirimkan sinyal rasa lapar akan bekerja lambat. Itulah mengapa Bunda sebaiknya rajin mengonsumsi kacang merah, buncis, jagung, alpukat, buah-buahan, sayur, dan beras merah.

Konsumsi Protein Sehat

makanan untuk ibu menyusui

Tidak hanya serat tinggi, diet pasca melahirkan juga membutuhkan protein sehat.

Makanan dengan protein cukup dapat bekerja meningkatkan metabolisme, mengurangi asupan kalori berlebih, serta mengurangi nafsu makan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa protein punya efek termal lebih tinggi
dibandingkan nutrisi lain. Artinya, butuh lebih banyak energi agar bisa mencerna protein dibanding nutrisi lain. Jadi, darisinilah kalori akan lebih banyak terbakar.

Menariknya, protein juga dapat menyeimbangkan hormon tubuh. PubMed Central melakukan sebuah penelitian yang menunjukkan jika pola makan 30 persen protein, maka akan mengonsumsi lebih sedikit yaitu hanya 441 kalori setiap harinya.

Untuk itu, Bunda sebaiknya rajin mengonsumsi telur, daging tak berlema, ikan, biji- bijian, susu, dan kacang-kacangan.

Diet Pasca Melahirkan Dengan Olahraga

dietnya ibu menyusui

Tidak hanya pola makan, Bunda juga harus memperhatikan kebugaran tubuh dengan olahraga. Pasca melahirkan, beberapa olahraga yang baik adalah olahraga kardio.

Seperti misalnya, bersepeda, berlari, jogging, atau jalan kaki. Atau, ada juga interval training untuk membakar lebih banyak kalori.

Olahraga juga membantu agar kesehatan jantung tetap terjaga, mencegah diabetes, serta mengurangi berbagai penyakit berbahaya termasuk kanker. Olahraga yang baik bukan yang meforsir tubuh secara berlebihan, namun yang membuat tubuh rileks dan dilakukan rutin setiap hari karena sangat membantu program diet ibu menyusui.

Ketika ingin olahraga, Bunda yang bersalin dengan kondisi Caesar, sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan untuk memberikan waktu tubuh agar pulih.

Penuhi Kebutuhan Air Putih

Faktor penting lainnya yang sangat mendukung untuk melakukan diet pasca melahirkan adalah dengan memastikan tubuhf tidak kekurangan air putih. Kamu bisa menggunakan air putih karena dapat mendukung berat badan.

Dengan air putih yang cukup, maka proses pembakaran kalori dalam tubuh bekerja secara efektif. Selain itu, air putih dapat mengurangi nafsu makan serta mengurangi kebutuhan kalori berlebih.

Air putih juga penting agar Bunda tidak dehidrasi, apalagi karena kondisi menyusui.

Idealnya, ibu menyusui minum air putih sebanyak satu sampai dua liter per hari.

Itulah informasi yang dapat Bunda simak tentang seperti apa diet pasca melahirkan yang sehat, efektif, dan aman untuk dilakoni. Semoga Bunda mendapatkan solusi diet setelah melahirkan.